src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/>
Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Wednesday, 24 April 2019

Puskesmas Sentolo 1 siap layani masyarakat dengan sepenuh hati



raps1SENTOLO.COM - Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional. Adapun tujuan dari  diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Di tataran inilah peran Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama akan nampak.

Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional  diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu. Puskesmas merupakan garda depan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dasar.  Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 75 tahun 2014 tentang ”Pusat Kesehatan Masyarakat”, merupakan landasan hukum dalam penyelenggaraan Puskesmas. Puskesmas yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

Dalam upaya menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan, Puskesmas Sentolo 1 dilakukan re akreditasi oleh Komisi Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama dari Pusat yang dipimpin oleh Dwi Syaiful Nur Hidayat, SKM MM. Kegiatan ini dilksanakan sejak tanggal 22 sampai dengan 26 April 2019. Kepala Puskesmas Sentolo 1, dr. Susilo Pradyarto dalam keterangannya menyatakan bahwa Puskesmas Sentolo 1 siap untuk dilakukan re akreditasi pada tingkatan “Paripurna” bersama segenap karyawan/wati yang dengan penuh semangat disertai niat ibadah telah melakukan upaya peningkatan kualitas layanan baik melalui perbaikan sarana/prasarana, administrasi, maupun sistem layanan serta penerapan berbagai inovasi untuk mendukung terwujudnya Kecamatan Sehat.  


Indikator kecamatan sehat meliputi : lingkungan sehat, perilaku sehat, cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu, serta derajat kesehatan penduduk kecamatan. Untuk mendukung kecamatan sehat salah satu upaya yang dikembangkan saat ini adalah dengan adanya Desa Siaga, yang  salah satu indikatornya adalah adanya Pos Kesehatan Desa sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM), dengan penggerakan masyarakat desa, dan sebagai upaya pertolongan pertama pada penyakit (P3P) dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Pelaksanaan re akreditasi dilakukan oleh surveyor eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan Kementrian Kesehatan. Sebagaimana kita ketahui bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014  Pasal 39 ayat (1) mewajibkan Puskesmas untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali. Disamping itu akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional Pasal 6 ayat (2).

Wilayah kerja layanan Puskesmas Sentolo i meliputi : desa Sentolo, desa Banguncipto, desa Kaliagung dan desa Sukoreno. Namun demikian sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama tentunya Puskesmas Sentolo 1 juga siap melayani dengan sepenuh hati semua warga masyarakat meskipun bukan warga desa-desa yang berada di wilayah kerjanya.  Anda ingin tahu lebih banyak tentang peningkatan mutu layanan Puskesmas Sentolo 1? Silahkan datang dan buktikan kenyamanan layanannya disana. Lokasinya pun sangat mudah dijangkau, tepatnya di sebelah utara lapangan desa Sentolo atau sebelah utara Pasar Desa Sentolo, kecamatan Sentolo kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.


re akreditasi puskesmas adalah, workshop re akreditasi puskesmas, instrumen reakreditasi puskesmas, tahapan reakreditasi puskesmas, dokumen akreditas puskesmas, penilaian akreditas puskesmas, pengertian reakreditasi puskesmas, tujuan akreditas puskesmas, materi akreditasi puskesmas, panduan akreditasi puskesmas, strategi reakreditasi puskesmas, langkah reakreditasi puskesmas, komitmen akreditas puskesmas, syarat reakreditasi puskesmas, proses re akreditasi puskesmas, pelaksanaan akreditasi puskesmas, reakreditasi puskesmas adalah, re akreditasi puskesmas admen, persiapan reakreditasi puskesmas, puskesmas terakreditasi paripurna,

Friday, 22 February 2019

GERTAK PSN, gebrakan baru di Sentolo, Kulon Progo untuk atasi masalah DBD



SENTOLO.COM – Hari Jumat pagi tadi tanggal 22 Pebruari 2019, Kecamatan Sentolo telah mengawali Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk atau GERTAK PSN. Sebuah kebijakan baru Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo dalam upaya mengatasi masalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang di awal tahun 2019 ini menunjukkan indikasi adanya peningkatan kasus di beberapa wilayah. Gerakan ini melibatkan berbagai pihak antara lain Kecamatan Sentolo, Puskesmas Sentolo 1 dan Sentolo 2, Polsek Sentolo, Koramil Sentolo, Pemerintah Desa se Kecamatan Sentolo, sekolah-sekolah di semua tingkatan serta warga masyarakat umum lainnya.

Selama 4 hari berturut-turut Tim Pokjanal Gertak PSN Kecamatan Sentolo akan mensosialisasikan Gertak PSN ke 8 Desa dengan metode siaran keliling ke lokasi-lokasi strategis, antara lain di komplek kegiatan masyarakat seperti pasar, sekolah, pemukiman padat penduduk dan pusat pelayanan masyarakat. Diharapkan dengan sosialisasi ini keterlibatan masyarakat akan semakin nyata dan bisa merespon kebijakan ini untuk diterapkan sebagai perilaku hidup sehari-hari, khususnya terkait bagaimana mengelola lingkungan tempat tinggal mereka agar tetap bersih dan sehat bebas dari nyamuk.

GERTAK PSN memang sangat penting untuk segera dilaksanakan, karena fakta menunjukkan bahwa secara nasional, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin bertambah. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, jumlah kasus DBD per 29 Januari 2019 mencapai 13.683 dengan jumlah meninggal dunia 133 jiwa. 
Ternyata jumlah tersebut terus bertambah ditandai dengan jumlah kasus DBD hingga 3 Februari 2019 yang mencapai 16.692 kasus dan 169 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Kasus terbanyak ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, dan Kupang.

GERTAK PSN ini pada prinsipnya mengajak masyarakat dan semua lembaga baik pemerintah maupun swasta untuk peduli dengan kebersihan lingkungan dengan melaksanakan kegiatan 3M Plus yaitu : segala bentuk kegiatan pencegahan seperti 1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan; 2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk; 3) Menggunakan kelambu saat tidur; 4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk; 5) Menanam tanaman pengusir nyamuk, 6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah; 7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) terutama pada saat musim penghujan.
Selain PSN 3M Plus, sejak Juni 2015 Kemenkes sudah mengenalkan program 1 rumah 1 Jumantik (juru pemantau jentik) untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat Demam Berdarah Dengue. Gerakan ini merupakan salah satu upaya preventif mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) dari mulai pintu masuk negara sampai ke pintu rumah.

Terkait dengan program 1 rumah 1 jumantik ini di wilayah Kecamatan Sentolo tengah dirintis untuk menjadikan para siswa sekolah sebagai juru pemantau jentik nyamuk di rumah masing-masing. Para siswa akan melaporkan hasil pemantauan mereka kepada guru kelas masing-masing. Dari hasil pemantauan para siswa ini akan menjadi bahan evaluasi Tim Pokjanal DBD dalam mengambil langkah-langkah penanganan lanjutannya.

Thursday, 24 January 2019

CERAMAH FULL GEERRR DOKTER H Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU) Terbaru

Dokter H Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU) memiliki gaya tersendiri dalam memberikan pengetahuan tentang kesehatan, tentang penyakit dan cara menghindari atau mengatasinya. Gayanya yang penuh humor menjadikan audiens lebih mudah menangkap informasi dokter yang super GEERR ini.
Jangan lupa LIke & Subscibe ya.....